Misa Penutupan Yang Megah
![]() |
Bertempat di Randwick Horse Racing, final mass bersama Paus Benediktus XVI diselenggarakan dengan sukses. Para pilgrimage memang sudah siap berada di tempat, karena sebelumnya mereka berjaga-jaga (evening vigil with Pope) dan sleeping under stars di tempat yang sama. Suasana Randwick Horse Racing udah full dipenuhi umat sehingga para visitor seperti saya & keluarga nggak diijinkan masuk ke arena, tapi hanya puas nonton misa melalui layar lebar di Centennial Park.
Final Mass ini adalah misa yang terbesar yang pernah diselenggarakan di Sydney. Dari serangkaian acara misa ini salah satu favorit saya adalah orkestra raksasa dengan paduan suara yang hebat dan 2 solis bersuara sopran yang menggema (bikin bulu kuduk saya merinding juga) bikin suasana misa betul-betul terkondisi sebagai misa internasional dengan sempurna. Videonya bisa kalian saksikan disini



Dalam misa penutupan kemarin, berikut data yang dihimpun oleh Reuters:
- dihadiri lebih dari 300.000 pilgrimage, 3000 pastur, 420 uskup, 26 kardinal
- pembagian komuni ke ribuan umat menggunakan 600 piala, 1300 cawan yang masing-masing beriisi 250 hosti
- para pilgrim berasal dari 170 negara dan doa umat dibawakan dalam 6 bahasa yaitu, english, jerman, sudan, polandia, vietnam, dan arab
- ada 24 orang (12 perempuan dan 12 laki-laki) yang beruntung terpilih dan dibaptis oleh Paus sendiri dan mereka berasal dari dari europe, asia, afrika, amerika utara, amerika selatan, dan oceania
- lebih dari 165 konser digelar dari mulai musik religius hingga heavy metal, jazz, rap
- Gereja Katolik seluruh dunia memiliki 1,1 milyard umat dengan 5 juta diantaranya penduduk Australia, tetapi hanya kurang dari 1 juta umat yang selalu menghadiri misa setiap minggunya dan jumlah tersebut katanya udah menurun lagi hingga 100.000 dalam 5 tahun terakhir ini
- Paus mengumumkan bahwa kota yang terpilih untuk WYD berikutnya, WYD 2011, yaitu Madrid, Spanyol
One Response to “Misa Penutupan Yang Megah”
Leave a Reply













Saya sungguh tergetar karena melihat demikian agungnya perayaan ekaristi ini. Tuhan Yesus, ini adalah mujizat pada masa modern.