Menyambut Paus Benedictus XVI

July 17th, 2008

Saking begitu banyaknya kaum muda yang ingin melihat Paus, beginilah jadinya peristiwa yang sempat terekam oleh kami :D

Gegap gempita dan sorak histeris BEN-NE-DIK-TUS… (clap…clap…clap…) VIVA IL PAPA… VIVA IL PAPA…. terus berkumandang mengiringi kemunculan pertama Paus Benediktus XVI dihadapan ratusan ribu pilgrimage hari ini.

Meski dijadwalkan Paus akan berlabuh di Barangaroo jam 2.45 pm namun arus padat pilgrimage sudah mulai membanjiri Darling Harbour setelah jam 11 siang, setelah mereka kelar dengan katekese hari ini.

Dan menurut laporan pandangan mata (walah…hehehe…) emang jumlah pilgrimage dan visitor (diluar mereka yang nonton langsung dari atas gedung apartemen mereka di Darling Harbour dan sekitarnya) emang jauh melebihi saat opening mass hari pertama. Hari ini diperkirakan kurang lebih 500.000 orang memadati Barangaroo untuk menyambut kedatangan Paus.

The Holy Father ini menaiki boat dengan diiringi 7 helikopter melintasi udara dan beberapa kapal kecil mengiringi samping kanan kiri boat utama yang ditumpangi Paus, para uskup, dan kardinal. Wah, suasananya seru banget… kita semua pada teriak-teriak, tepuk tangan, terharu… kita bisa lihat deket seorang tokoh agung yang begitu dielu-elukan…

Pada kesempatan tadi setelah beliau turun dari boat dan pindah ke mobil khusus Paus, kemudian mengelilingi pilgrimage menuju ke panggung. Setelah itu mulai dengan berdoa dan welcome message dari Kardinal Pell, dilanjutkan dengan bacaan Injil dan homili beliau.

Homili disampaikan dalam bahasa Inggris dan disela-sela homili, beliau menyapa dalam berbagai bahasa (dan para pilgrimage yang berasal dari bahasa tersebut, teriak-teriak antusias) tapi sayangnya kok beliau ndak ngomong Indonesia (huhuhu… susah kali’ ya ngomong melayu) padahal saya tunggu-tunggu, biar giliran teriak-teriak juga… tak apalah!!!

Berhubung saya bukan kategori VIP dan media pers (maklum, penggembira) maka saya ndak kebagian space tempat di depan mimbar, jadi dengan segala keterbatasan dan senggol sana-sini maka hanya bisa menyajikan potret Paus dari kejauhan dari layar lebar (hehe…).

Simpan Favoritmu di: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • bodytext
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Furl
  • MisterWong
  • PlugIM
  • Propeller
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind