Menyambut Paus Benedictus XVI
Saking begitu banyaknya kaum muda yang ingin melihat Paus, beginilah jadinya peristiwa yang sempat terekam oleh kami











Gegap gempita dan sorak histeris BEN-NE-DIK-TUS… (clap…clap…clap…) VIVA IL PAPA… VIVA IL PAPA…. terus berkumandang mengiringi kemunculan pertama Paus Benediktus XVI dihadapan ratusan ribu pilgrimage hari ini.
Meski dijadwalkan Paus akan berlabuh di Barangaroo jam 2.45 pm namun arus padat pilgrimage sudah mulai membanjiri Darling Harbour setelah jam 11 siang, setelah mereka kelar dengan katekese hari ini.
Dan menurut laporan pandangan mata (walah…hehehe…) emang jumlah pilgrimage dan visitor (diluar mereka yang nonton langsung dari atas gedung apartemen mereka di Darling Harbour dan sekitarnya) emang jauh melebihi saat opening mass hari pertama. Hari ini diperkirakan kurang lebih 500.000 orang memadati Barangaroo untuk menyambut kedatangan Paus.
The Holy Father ini menaiki boat dengan diiringi 7 helikopter melintasi udara dan beberapa kapal kecil mengiringi samping kanan kiri boat utama yang ditumpangi Paus, para uskup, dan kardinal. Wah, suasananya seru banget… kita semua pada teriak-teriak, tepuk tangan, terharu… kita bisa lihat deket seorang tokoh agung yang begitu dielu-elukan…
Pada kesempatan tadi setelah beliau turun dari boat dan pindah ke mobil khusus Paus, kemudian mengelilingi pilgrimage menuju ke panggung. Setelah itu mulai dengan berdoa dan welcome message dari Kardinal Pell, dilanjutkan dengan bacaan Injil dan homili beliau.
Homili disampaikan dalam bahasa Inggris dan disela-sela homili, beliau menyapa dalam berbagai bahasa (dan para pilgrimage yang berasal dari bahasa tersebut, teriak-teriak antusias) tapi sayangnya kok beliau ndak ngomong Indonesia (huhuhu… susah kali’ ya ngomong melayu) padahal saya tunggu-tunggu, biar giliran teriak-teriak juga… tak apalah!!!
Berhubung saya bukan kategori VIP dan media pers (maklum, penggembira) maka saya ndak kebagian space tempat di depan mimbar, jadi dengan segala keterbatasan dan senggol sana-sini maka hanya bisa menyajikan potret Paus dari kejauhan dari layar lebar (hehe…).


Filed under World Youth Day'08 | Comment (0)
sekilas WYD’08 hari ke-2 (tambahan)
Berikut sekilas jejak rekam dari kamera amatir saya
untuk hari kedua WYD’08 Sydney;
Koran daily telegraph pagi ini memuat photo Paus yang lain daripada yang lain, berikut ini gambar yang saya download dari situs mereka;

Jesus Walks



Tak jamin pasti kalian gak pernah liat patung Yesus kaya gini di Indonesia. Buat saya sendiri ini hal yang baru dan nyentrik (meski ada sebagian temen bule bernada negatif liat wajah Yesus digambar horor gitu…) tapi kembali ke pendapat pribadi masing2, pastinya ini cuma “art”…
Ada 33 patung Yesus yang digambari secara artisitik seperti contoh diatas sebagai bagian dari Art Exhibition “Jesus Walks” yang dipertontonkan di 10 WYD lokasi spt. di Darling Harbour (patung diatas), University of Sydney, Town Hall, Barangaroo, North Sydney, Circular Quay, St James, Hyde Park, Devonshire street & Central Station.
Filed under World Youth Day'08 | Comments (3)Stan Indonesia Telat Digelar
Bertempat di Hall 1, Sydney Exhibition Center, Darling Harbour, Indonesia mendapat kesempatan untuk ikutan buka stan. Namun sayangnya ketika arena pameran udah rame dipenuhi pilgrimage, stan Indo masih siap2 setting tempat, berhubung barang2 pameran telat dikirim dari bagasi Garuda.

Pameran kali ini laen daripada yang laen karena rata2 stan mempromosikan dan memperkenalkan ordo masing2, seolah-olah kaya pameran “minggu panggilan” tapi sifatnya internasional banget, penjaga stannya para suster, romo yang muda & keren2 (hehe…!!!) dan mereka membagikan cinderamata gratis ke pengunjung spt. bolpen, buku, tas, rosario, buku doa, kalung, lollies. Pokoknya denger yang gratis2, serbu aja ya ….


Paspor Pilgrimage

Ini salah satu gaya pilgrimage temen kita, Hilarius dari Papua. Menurut info dari beberapa temen pilgrimage, untuk bisa mengikuti WYD ke Sydney, mereka harus bermodal USD 1000-1200 (Rp 10 juta-an), wow… saya pikir ini bukan duit sedikit untuk ekonomi Indonesia jaman sekarang tapi emang kudu diniati bener2 peziarahan kali ini.
Modal segitu udah komplit diurus oleh panitia semua, mulai visa, tiket pesawat p.p, seragam, accessories, dan biaya member WYD, pokoknya komplit diluar biaya paspor dan uang saku…
Dan masing-masing pilgrimage ini akan mendapatkan backpack orange komplit dengan buku panduan, ID, syal WYD, kertas silver untuk alas duduk, etc. Nah, ID-nya pilgrimage ini namanya Paspor Pilgrimage yang isinya antara lain: identitas mereka, kupon acara per hari, ticket transportasi weekly (free transport selama seminggu untuk kereta, bis, ferry), kupon gratis makan siang dan makan malam.
Kegiatan WYD Hari ke-2
Memasuki hari kedua WYD’08, kegiatan inti yaitu Katekese mulai diadakan hari ini. Bertempat di gereja St Joseph, Newtown dimulai jam 9 pagi, sebagian grup Indonesia berasal dari Jakarta, Denpasar, Papua, Semarang, Salatiga berkumpul untuk katakese dengan tema “Hidup Dalam Roh”.




Jumper hijau daun dan jacket tebal hijau menjadi ciri khusus kontingen Indonesia selama WYD ini. Nampak diantara mereka para uskup, romo, koordinator acara dan panitia WYD Indo di Sydney.
Yang bikin saya terkesan karena kehadiran beberapa uskup yang ikut melebur bersama umat tanpa jubah kebesaran mereka. Biasanya untuk berjumpa dan ngobrol dengan uskup cukup sulit karena waktu beliau yang sibuk dan juga kayanya ada “jarak” dengan beliau. Tapi hari ini saya ngeliat nampak banyak anak muda yang bergaul akrab dengan monsinyur, wawancara (bikin berita ‘kali?), foto2 akrab dan ikut ngantri dan makan bareng dengan para biarawan ini… iya lah, kapan lagi punya waktu bisa dekat dengan romo, suster dan uskup kalo gak manfaatin moment kaya sekarang ini.
“Receive The Power” – Theme Song WYD 2008
Ini dia theme song-nya World Youth Day 2008 Sydney yang dinyanyikan dengan apik oleh Guy Sebastian dan Paulini. Dan lagu ini juga dinyanyikan oleh Astrid sewaktu Indonesia Gathering siang ini dan terus dikumandangkan saat pembukaan misa sore ini, pokoknya lagunya asyik dan syahdu… dan semua teman2 menyanyi dan melambaikan tangan ke atas, yuk kita nyanyi bareng2…
RECEIVE THE POWER
Receive the Power
Every nation, every tribe,
come together to worship You.
In Your presence we delight,
we will follow to the ends of the earth.
Alleluia! Alleluia!
Receive the Power, from the Holy Spirit!
Alleluia! Alleluia!
Receive the Power to be a light unto the world!
As Your Spirit calls to rise
we will answer and do Your Will.
We’ll forever testify
of Your mercy and unfailing love.
Alleluia! Alleluia!
Receive the Power, from the Holy Spirit!
Alleluia! Alleluia!
Receive the Power to be a light unto the world!
Lamb of God, we worship You,
Holy One, we worship You,
Bread of Life, we worship You,
Emmanuel, we worship You.
Lamb of God, we worship You,
Holy One, we worship You,
Bread of Life, we worship You,
Emmanuel, we will sing forever.
Alleluia! Alleluia!
Receive the Power, from the Holy Spirit!
Alleluia! Alleluia!
Receive the Power to be a light unto the world!
sekilas pembukaan WYD’08 siang tadi!
sore ini tadi WYD’08 resmi dibuka oleh misa bersama Kardinal Pell dari Sydney. Suasananya .. waduuhhh .. rekan rekan lihat sendiri saja dari poto poto berikut ini ya?
- dimulai dari Indo gathering bersama dengan rekan rekan Katolik yang ada di Sydney bertempat di Parkside Ballroom, Sydney Convention Center, Darling Harbour. Sayang kita datang terlambat, jadi hanya seidkit peristiwa yang bisa terekam
.



- sambil menunggu Misa pembukaan di Barangaroo, kawasan Darling harbour sudah selayaknya menjadi kawasan kaum muda Katolik. Di Tumbalong Park, kita disambut oleh tari tarian daerah oleh rekan rekan muda dari Marquees Islands (saya sendiri tidak tahu dimana tempatnya negara ini
)

- dan asyiknya para pilgrim disambut welcome message diudara

- menyusuri jalan menuju tempat, berikut sekilas gambaran dari perjalanan menuju Barangaroo
waktunya dinner, para pilgrimage menukarkan kuponnya dengan makanan2 yang udah disiapkan oleh panitia
sayang nya udaranya terlalu dingin, jadi mohon maaf jika tidak dapat menampilkan acara setelah misa berlangsung; opening concert bersama guy sebastian, damien leith dkk. barangkali ada rekan yang mau menyumbang tulisan dan photo please kirim kami nanti akan segera kita upload. Begitu dulu, thanks
Filed under Berita Utama | Comment (0)Hari Terakhir Journey Cross & Icon
|
|---|
|
|
|
Only 1 day to go, nampak barisan anak muda dari berbagai negara lengkap dengan backpack orange dan bendera negara masing-masing menghiasi setiap sudut city di Sydney dan Central station. Mumpung masih ada waktu buat cuci mata sebelum besok peresmian WYD dimulai.

Hari ini salah satu agenda acara WYD yaitu Journey Cross & Icon 15 days, berakhir. Dimulai dari Circular Quay pada jam 11.30 siang tadi dan berakhir di Belmore Park (depan Central station ke arah Eddy Avenue) sekitar jam 1.15. Journey Cross & Icon ini adalah pengarakan salib dan icon (simbol gambar Bunda Maria&bayi Yesus) sesuai rute yang sudah ditetapkan. Setelah cross & icon tiba di Belmore Park kemudian dilanjutkan dengan masing-masing orang berdoa & bersimpuh di depan salib & icon diiringi lagu-lagu rohani dalam bahasa Inggris. Pada acara ini tadi oleh panitia dibagikan cinderamata berupa salib kecil dari kayu.
Setelah selesai, icon & salib dilepasi sekrupnya dan digotong rame-rame, disimpan dalam peti dan dimasukkan ke dalam mobil (anyway, aku baru tau kalo salibnya lepasan, ya hehe…), karena selanjutnya journey cross & icon akan dimulai lagi dari Victoria Park, Camperdown.
|
|---|
|
Paus tiba di Sydney sore nanti!
Betul. hari ini setelah meninggalkan Roma tadi malam, Paus diharapkan mendarat di Sydney pukul 15.00 sore nanti demikian official massage yang dimuat dalam surat kabar Sunday Telegraph hari ini. Paus selanjutnya akan tinggal selama 3 hari ditempat retret Kenthurst sebelum melakukan penampilan perdana di World Youth Day pada hari Kamis lewat spektakular boat-a-cade di Sydney Harbour.

– 4:28pm
disambut oleh PM Kevin Rudd beserta para petinggi gereja Katolik dan pejabat pemerintah negara bagian new south wales, Paus tiba pukul 15.00pm sore tadi di bandara Richmond setelah 20 jam perjalanan dari Roma. Beliau meninggalkan bandara beserta iring-iringan ambulan, police car, bus tepat pada pukul 15.30pm menuju tempat retret Opus Dei di kenthurst
















